KUTIPAN – Warga kawasan Setajam, dekat SMA Negeri 2 Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok jenazah perempuan yang terkubur di belakang rumah, Selasa (28/4/2026) sore.
Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan seorang wanita yang ingin menyewa rumah di lokasi tersebut. Ia mencium bau tak sedap yang menyengat di sekitar rumah, sehingga akhirnya meminta bantuan warga lain untuk mengecek sumber bau tersebut.
Kapolsek Dabo AKP Zainur mengungkapkan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB setelah melakukan penggalian di area belakang rumah.
Sekitar pukul 16.30 WIB kami menemukannya, kami coba gali perlahan dan ternyata memang perempuan, kata AKP Zainur saat ditemui di lokasi.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, AKP Zainur mengatakan, korban diduga seorang perempuan asal Tanjungpinang dan pernah menjalin hubungan dengan seseorang yang kini menjadi tersangka polisi.
“Menurut tetangga, perempuan ini asli Tanjungpinang, katanya masih ada hubungan dengan orang yang kami curigai,” jelasnya.
Polisi juga menemukan indikasi jenazah korban sengaja dikuburkan di lokasi tersebut. Hal ini diperkuat dengan kondisi jenazah korban yang ditanam dangkal dan tertimbun sehingga menimbulkan bau.
Indikasinya sengaja dimakamkan di sana, kata AKP Zainur.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia sekitar 20 tahun. Identitas lengkap korban masih dalam penyelidikan, namun ditemukan tato bertuliskan nama “Diana” di lengannya.
Yang jelas di lengannya ada namanya, namanya Diana yang ditato. Perkiraan umurnya 20 tahun, masih muda, katanya.
Sedangkan kronologi awal penemuan bermula saat calon penyewa rumah mencium bau menyengat yang tidak biasa di sekitar lokasi. Dia kemudian meminta seorang pria untuk membantu memeriksa sumber bau tersebut.
“Wanita ini ingin mengontrak rumah di sana, karena di sekitar rumah baunya sangat menyengat, dia menelepon seseorang,” kata Zainur.
Saat dilakukan pengecekan, terlihat bagian tubuh mencurigakan muncul dari dalam tanah.
“Di sekitar rumah bau itu ada yang agak menonjol, terlihat pergelangan tangan. Saat disentuh oleh laki-laki yang dimintai tolong oleh ibu, ternyata manusia,” lanjutnya.
Setelah membenarkan temuan tersebut, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas yang datang ke lokasi langsung menggali dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah seorang perempuan.
Jadi kita coba gali, ternyata itu manusia perempuan, kita belum tahu identitasnya, kata AKP Zainur.
Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Laporan: Dito Editor: Fikri
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.