KUTIPAN – Polres Lingga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi potensi kemacetan pada perayaan Malam Likur ke-7 yang merupakan tradisi masyarakat di Kabupaten Lingga setiap bulan Ramadhan.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah dengan menerapkan rekayasa lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan di sejumlah titik yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kapolsek Lingga AKBP Pahala Martua Nababan saat ditemui usai buka puasa bersama petugas Polsek Lingga yang berlangsung di objek wisata Rumah Kebun, Dabo Singkep, Sabtu (14/5/2026).
Menurut Kapolres, tradisi Malam 7 Likur merupakan momen yang selalu dinantikan masyarakat. Pada malam itu, berbagai area biasanya dipenuhi lampu dan gapura hias yang menarik perhatian warga untuk datang menyaksikan.
“Acara 7 Likur ini merupakan acara yang sangat membahagiakan bagi masyarakat kami. Kendala-kendala yang ada dari pengalaman sebelumnya mengenai dampak kemacetan akan kami kerahkan dan kami akan melakukan rekayasa lalu lintas,” kata AKBP Pahala Martua Nababan.
Dia menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan mengalihkan arus kendaraan di beberapa jalur yang berpotensi terjadi kemacetan saat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan lampu raya.
Jadi ada pengalihan aliran dengan rekayasa ini, ujarnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemetaan dan kajian untuk menentukan titik-titik yang akan menjadi lokasi rekayasa lalu lintas.
Sebab, letak gapura lampu dalam tradisi Malam 7 Likur selalu berubah setiap tahunnya.
“Kami sedang mempelajari titik-titik teknisnya, karena penempatan lampu di 7 gerbang Likur ini setiap tahunnya mengalami perubahan,” jelasnya.
Selain itu, ukuran dan kemegahan lamp gate yang dibuat oleh masyarakat juga menjadi pertimbangan dalam menentukan peraturan lalu lintas.
Menurut Kapolres, semakin besar lamp gate yang dibangun biasanya akan semakin banyak pula orang yang datang untuk melihat dan mengambil foto.
“Kami juga melihat seberapa besar atau kecil lamp gate tersebut,” ujarnya.
Selain rekayasa lalu lintas, Polsek Lingga juga akan menyiapkan pengamanan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian pada perayaan Malam ke-7 Likur.
Penempatan personel akan disesuaikan dengan tingkat kerumunan di setiap titik perayaan.
“Kami juga akan update dan mempertimbangkan konsentrasi personel di lokasi perayaan 7 Likur,” kata Kapolres.
Langkah ini dilakukan agar perayaan adat yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Lingga dapat berlangsung dengan aman, tertib dan nyaman bagi semua pihak.
Malam 7 Likur merupakan tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Melayu khususnya di Kabupaten Lingga.
Tradisi ini biasanya diadakan pada akhir bulan Ramadhan untuk menyambut Idul Fitri. Masyarakat menghiasi lingkungan dengan lampu, gerbang lampu, dan dekorasi bernuansa Islami yang dipasang di sepanjang jalan dan di depan rumahnya.
Kemeriahan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, namun juga menjadi atraksi wisata budaya yang selalu dinantikan setiap tahunnya.
Tak jarang masyarakat dari berbagai daerah datang melihat indahnya ribuan lampu yang menghiasi desa-desa di Lingga.
Karena tingginya antusiasme masyarakat, maka pengendalian dan keamanan lalu lintas menjadi penting agar aktivitas berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan panjang.
Dengan persiapan yang dilakukan Polres Lingga, diharapkan perayaan Malam Likur ke 7 tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman dan meriah seperti tahun-tahun sebelumnya.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.