KUTIPAN – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah tinggal menghitung hari, kemeriahan persiapan mulai terasa di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Terlihat di beberapa sudut desa, warga didorong semangat para pemuda mulai bergerak membangun gerbang menyambut tradisi Malam Tujuh Likuran. Minggu (15/2/2026).
Pemandangan antusias ini terlihat jelas di Desa Sungai Lumpur. Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian ada di Jalan Hangkasturi. Di sana terlihat pemandangan harmonis ketika anak-anak muda gabungan RW.002 dan RW.007 bergotong royong membangun rangka gapura dengan semangat gotong royong.
Ketua Panitia Gerbang Likuran Sambas mengatakan, tradisi membangun gerbang berhiaskan lampu (lampu colok) bukanlah hal baru bagi masyarakat Kabupaten Singkep. Tradisi ini terus dipertahankan sebagai simbol kegembiraan menyambut malam ganjil di penghujung Ramadhan.
Sambas menjelaskan, hal ini tidak hanya sekedar membangun struktur kayu saja, namun menjaga persatuan antar warga dan melestarikan budaya yang sudah ada sejak lama, dimana setiap rumah mulai memasang lampu mulai malam 21 Ramadhan atau 1 Likur hingga malam Idul Fitri.
“Saat ini, beberapa tahun lalu melalui peran pemuda di desa-desa atau RW-RW di Kabupaten Singkep, mereka mulai membangun gerbang di jalan-jalan yang dilalui masyarakat,” kata Sambas yang juga Ketua RT.002 – RW.002 Desa Sungai Lumpur di sela-sela kegiatan pembangunan gerbang liburan.
Sementara itu, Ketua RW.002 Rustam mengungkapkan banyaknya gapura lampu yang berdiri menambah kemeriahan malam libur kali ini, Kabupaten Singkep rutin mengadakan lomba gapura libur.
Rustam melanjutkan, lomba tingkat kecamatan ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk menunjukkan kreativitas terbaiknya. Poin penilaian utama dalam kompetisi tersebut antara lain. Penggunaan lampu atau lampu colokan sebagai pengganti lampu listrik dan arsitektur gerbang yang megah namun tetap religius serta beberapa kategori penilaian lainnya.
“Tradisi ini tidak hanya berbicara tentang budaya atau estetika saja. Namun mengandung pesan sosial yang kuat, semangat gotong royong yang tumbuh ketika dibangun gapura merupakan cerminan nilai-nilai sosial yang abadi. Kebersamaan yang tercipta mampu mengurangi jarak sosial, memperkuat solidaritas, dan membangun rasa saling percaya antar warganya,” pungkas Rustam.
“Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, pembangunan gerbang tujuh hari raya ini tidak sekedar menciptakan keindahan visual atau mengikuti lomba-lomba yang diadakan oleh kecamatan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ritual kolektif yang mempererat hubungan sosial dan spiritual masyarakat. Gerbang yang dibangun oleh tangan-tangan muda ini merupakan simbol harapan, peneguhan keimanan dan melestarikan budaya yang menjadi tumpuan masyarakat Singkep,” tambah Rustam.
Solidaritas warga yang bergotong royong dalam proses pembangunan gerbang libur ini, ditambah dengan membaranya semangat para pemuda di Jalan Hangkasturi dan kawasan lainnya, malam ketujuh libur tahun 2026 ini akan menambah kemeriahan di Kabupaten Singkep.
Agen234
Agen234
Agen234
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.